Kamis, 12 Agustus 2010

Sholat malam|Tahajjud.Nafsul-Mutmainnah.Obat-Penyakit Hati dan Medis dgn Sholat malam|Tahajjud. Mutmainnah.

Rahasia Di Balik Dahsyatnya Surat Al-Anfal Ayat 2

Obat- Penyakit Hati. Pengobatan Alternatif Melalui Sholat Malam (Tahajjud). Membersihkan Hati & Penyakit Hati. Manfaat Dzikir. Kunci Mencapai Nafsul Mutmainnah.

Assalamualaikum wr. wb.

"sesungguhnya orang-orang yang beriman itu ialah, mereka yang bila disebut (mendengar) nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal". Al-Anfal ayat 2.
Apakah anda merasakan getaran di hati ketika mendengar kalimat-kalimat Allah, Adzan atau ayat-ayat Al-Quran ?.............................
Jika tidak, berarti anda belum............................
Belum banyak melakukan amalan-amalan sunnah.

Banyak macam-macam amalan sunnah yang bisa menimbulkan getaran di hati ketika kita mendengar ayat-ayat atau kalimat-kalimat Allah. Di antaranya yaitu sholat dan dzikir lisan. Dzikir lisan yaitu membaca Al-Quran dan menyebut kalimat-kalimat Allah berulang-ulang.
"Hai orang-orang yang beriman, ber-dzikirlah (dengan menyebut nama Allah), dzikir yang sebanyak-banyaknya". Al-Ahzab ayat 41.
Seperti: Subhanallah, Alhamdulillah, Laailaahaillallah, Allahu-Akbar, Asstagfirullah juga Asma'ul-Husna dan lain -lain. Semakin banyak kita membaca Al-quran atau menyebut kalimat-kalimat Allah, maka semakin kuat getaran di hati yang kita rasakan ketika mendengar kalimat-kalimat/ nama-nama Allah. Artinya semakin kuat iman kita. Dampak atau efek dari getaran itu mulai terasa setelah kita mengamalkannya.

 “Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al-Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud, dan mereka berkata: “Maha Suci Tuhan kami;
sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi.” Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’.”
(Al-Isra’: 107-109)

Hamba Allah yang mulia. Pada postingan ini penulis akan membahas mengenai: Pengaruh getaran di hati ketika selesai melaksanakan sholat, tentunya sholat sunnah yang paling utama (muakad) yaitu sholat malam atau Tahajjud.


Cobalah bangun tengah malam, lalu wudhu, kemudian sholat dua raka'at dua kali, ditambah witir satu raka'at. Jadi semuanya lima raka'at. Setelah itu bacalah Al-Quran paling sedikit lima menit. Ini adalah perintah Allah dalam Surat Al-Muzzammil. Jika anda amalkan itu selama tiga hari berturut-turut, maka anda akan merasakan getaran di hati ketika mendengar kalimat-kalimat atau ayat-ayat Allah. Perasaan getaran di hati itu katakanlah getaran iman. Sebagian orang mengatakannya energi positif. Tapi karena istilah tersebut juga digunakan oleh berbagai agama dan kepercayaan yang berbeda. Maka, kita ganti saja istilah energi positif itu dengan getaran iman.

Kembali kepada getaran iman. Perasaan getaran iman itu membuat hati kita takut untuk berbuat dosa, terhindar dari godaan dan gangguan syetan atau sihir, dan tahan terhadap ujian atau cobaan yang menimpa. Perasaan itu biasanya mulai timbul ketika kita sedang atau selesai mengamalkannya. Bahkan terkadang setelah berkali-kali mengamalkannya. Namun apabila kita ingin cepat mendapatkannya, caranya mudah. Lakukan saja Tahajjud dengan sebelas raka'at, lalu dzikir atau bacalah Al-Quran selama setengah jam atau lebih. Semakin banyak dzikrullah, maka semakin cepat kita dapatkan getaran iman tersebut. Gejala-gejalanya seperti: Air mata mulai menetes berulang-ulang secara tiba-tiba. Tangisan itu membuat perasaan hati menjadi rendah. Merasa tidak berdaya dihadapan Allah. Meluluhkan sifat-sifat sombong yang selama ini pernah kita perbuat. Bayangan dosa-dosa masa lalu melekat dalam ingatan. Sambil menyesalinya, sesekali meneteskan air mata. Hati, badan dan fikiran merasakan getaran Allah, Allah, Allah. Tiada yang lain selain Engkau Yaa Allah. Rabbul Aalamiin. Saat itulah hati mulai terisi iman. Ibarat HP yang baru di charge, maka baterainya mulai terisi. Perasaan ini adalah proses transisi dari lemah iman menjadi lebih kuat. Perasaan ini juga bisa dialami oleh orang yang imannya kuat dan stabil (amalan sunnahnya banyak), dikarenakan ia baru saja bertaubat, setelah ia khilaf berbuat dosa. Persaan ini adalah perasaan cinta dan rindu seorang hamba kepada Tuhannya. Perasaan ini seperti seorang insan yang sedang terbuai merindukan pasangannya. Hanya saja bedanya. Jika perasaan cinta dan rindu kepada Tuhannya itu adalah iman, yang didapat melalui banyak- banyak beribadah. Sedangkan perasaan Cinta dan rindu kepada manusia itu adalah nafsu, yang didapat dengan sendirinya tanpa perlu usaha. Jika manusia sedang terbuai merasakan perasaan cinta dan rindu terhadap pasangan atau kekasihnya. Tentunya ia tidak ingin melupakannya. Apalagi sampai mengkhianatinya. Dan juga selalu menuruti apa saja yang diinginkannya. Begitu juga perasaan getaran iman (cinta Allah ) yang dirasakan oleh orang-orang yang beriman. Perasaan ini pun tidak ingin melupakan bahkan sampai mengkhianatiNYA. Dan juga selalu menuruti apa saja yang diperintahkan Kekasihnya yang abadi. Allah Ar-Rohmaan Ar-Rohiim.

Perasaan getaran iman itu apabila stabil (amalan tahajjudnya terus-menerus) sangat dahsyat khasiatnya untuk kekebalan tubuh (sistem imun) terhadap penyakit dan juga sihir. Tentunya ini sangat baik bagi yang berusia lanjut. Bahkan bisa menyembuhkan penyakit-penyakit yang dokter tidak bisa menanganinya. Sudah banyak buktinya. Salah satu buktinya adalah Prof. Dr. Moh. Sholeh. "Saya dulu pernah mengidap penyakit kanker kulit (1982-1987). Dokter sudah angkat tangan. Namun Tahajjud menyelamatkan saya. Setelah itu saya dinyatakan sembuh sama sekali," ujar Prof. Dr. Moh. Sholeh. Sumber: Republika.

Jika anda ingin tahu banyak mengenai manfaat sholat malam (Tahajjud). Anda bisa dapatkan buku-bukunya di toko buku Wali Songo Senen, atau infonya di Google search dengan mengetik kata kunci "Prof. Dr. Moh. Sholeh," di sana akan anda temukan banyak informasi seputar kisah seorang Dokter Mohammad Sholeh, dari pernah menderita penyakit kanker kulit yang parah, kemudian ia meneliti manfaat sholat malam (Tahajjud) bagi kesehatan secara ilmiah berdasarkan ilmu kedokteran, hingga membuka klinik terapi sholat Tahajjud (sholat malam), sehingga banyak sekali para penderita penyakit yang menjadi jamaahnya. Anehnya. Tidak sedikit di antara jamaahnya adalah Dokter.

Membuat Manusia Terbatasi/ Tertahan  dari Nafsu Duniawi
Manfaat lain dari getaran iman adalah bisa membuat manusia terbatasi/ tertahan diri dari nafsu duniawi. Sekalipun itu nafsu syahwat yang sulit ditahan. Karena getaran iman itu adalah perasaan hati yang telah dibentuk oleh manusia melalui banyak-banyak beribadah, lalu diberikanlah oleh Allah suatu perlindungan ke dalam hati manusia melalui MalaikatNya (Q-S: Al-Fath ayat 4), yaitu bisa menutupi perasaan hati manusia yang sebelumnya manusia mempunyai sifat-sifat atau kebiasaan-kebiasaan buruk, katakanlah itu sifat sombong, pemarah, dengki, iri, ria, kikir, penzinah dan lainnya yang berhubungan dengan segala penyakit hati. Sehingga manusia mempunyai rasa takut, takut dan takut untuk berbuat dosa, dan bisa dengan sangat-sangat mudah merubah kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut, dan terhindar dari segala penyakit hati.

Terhindar dari penyakit hati (syetan di dalam hati) itu maka timbullah ketenangan di hati. Nafsul mutmainnah. Yaitu jiwa (hati) yang tenang. Tidak merasakan kepedihan dan kegelisahan di hati ketika mendapatkan ujian. Anehnya. Tidak ada perasaan takut sama sekali ketika bahaya ancaman kematian mengancam seperti, dalam keadaan gempa (tsunami), Perang, dirampok dan lain-lain. Hati tetap merasa tenang meski dalam keadaan tersebut. Seolah hidup di dunia ini tidak ada apa-apanya. Bukankah perasaan ini yang didambakan bagi setiap orang yang beriman ?.....Selalu siap menerima panggilan malaikat maut pada saat kapanpun. Dimanapun. Menikmati sakaratul maut yang indah.
"Hai jiwa (hati) yang tenang (nafsul mutmainnah). Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoiNya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hambaKu. Masuklah ke dalam surgaKu". Q-S Al-Fajr ayat 27-30.
Perasaan tidak takut mati ini jelas sangat bertolak belakang dengan orang-orang yang tidak pernah beribadah kepada Allah atau orang-orang kafir. Mereka mempunyai perasaan terlalu mencintai dunia dan takut akan kematian, seperti yang disabdakan Rosulullah saw. Tapi bagi hamba Allah yang beriman (memiliki rasa getaran iman) tidak terlalu mencintai dunia dan tidak takut akan kematian. Yang terasa di hati adalah ikhlas ketika mendapat ujian, sabar dan tawakkal. 

"Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (dzikrullah) hati menjadi tenang".Q-S Ar-Ra'd ayat 28.

"Ketahuilah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran (rasa gelisah) terhadap mereka dan tidak [pula] mereka bersedih hati.  [Yaitu] orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa"  Q-S Yunus ayat 62-63.

 Hamba Allah yang mulia. Dari kesimpulan tulisan di atas telah kita ketahui bahwa setiap melakukan amalan-amalan yang disunnahkan pasti akan membawa manfaat. Baik di dunia maupun di akhirat. Sebaliknya jika meninggalkannya bisa membawa mudharat.
"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Q-S Al-Isra' ayat 7.
Kebanyakan orang-orang islam hanya tahu kalau manfaat beramal sholeh hanya didapat di akhirat nanti. Itu karena mereka tidak mau mempelajari Al-Quran dan Hadits. Padahal, untuk memahami Al-Quran dan Hadits tidak mesti harus menjadi seorang Ustadz/zah. Banyak orang yang tidak tahu kalau dzikrullah dan sholat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar (Q-S Al-Ankabut ayat 45). Tulisan di atas telah menjawab semua itu, bahwa sholat yang dapat mencegah perbuatan keji dan munkar tidak cukup hanya dilakukan lima kali dalam sehari. Tapi harus plus sholat sunnah yang utama yaitu sholat malam atau Tahajjud. Karena dulu sholat malam diwajibkan. Setelah turun surat  Al-Muzammil ayat 19-20 baru disunnahkan.

Merubah Perasaan Hati, Badan dan Pengaruh Fikiran
Saudara-saudari yang dirahmati Allah. Jika kita mengamalkan sholat malam (tahajjud) secara terus menerus, maka akan sangat-sangat mempengaruhi hati (membersihkan penyakit hati), mempengaruhi badan (membentuk daya tahan tubuh terhadap penyakit maupun sihir ), dan mempengaruhi fikiran, artinya ada perubahan yang dirasakan dalam fikiran yaitu, tidak ada khayalan dan bayangan keindahan duniawi seperti khayalan dan indahnya cinta, fikiran ngeres, jenuh, bayangan kelam seolah hari depan suram (yang dirasakan ketika seseorang putus asa), prasangka buruk dan fikiran kotor lainnya. Sehingga kita bisa dengan khusuk ketika sedang melaksanakan sholat, karena tidak ada bayangan dalam fikiran yang mengganggu. Karena bayangan itu sesungguhnya adalah syetan yang mempengaruhi fikiran. Jadi ada tiga pengaruh syetan yang menyingkir. Yaitu syetan yang mempengaruhi hati, syetan yang mempengaruhi badan dan syetan yang mempengaruhi fikiran. Jika kita tidak melakukan amalan-amalan ini. Justru yang dirasa dalam hati, badan dan fikiran adalah sebaliknya yaitu, daya tahan tubuh lemah, malas, hati dan fikiran kotor penuh dengan khayalan keindahan duniawi.

Hamba Allah yang mulia. Kekuatan getaran iman itu hanya bertahan selama kita melakukan amalan-amalan tersebut. Jika kita meninggalkan amalan-amalan itu, maka getaran iman itu mulai pudar perlahan-lahan dari hati. Ibarat HP yang tidak dicharge. Maka baterainya mulai lemah. Makin lama makin kosong. Alias lemah dan kosong iman. Saat itu hati mulai rentan terhadap godaan dan gangguan syetan (sihir), emosi, depresi dan seluruh penyakit hati lainnya. Dan daya tahan tubuh mulai melemah, terutama bagi orang yang sudah lanjut usia, lalu mudah terserang penyakit.

Anda belum yakin dengan tulisan ini ?....................Bagaimana mungkin anda bisa mengatakan suatu hidangan rasanya nikmat kalau anda belum pernah mencicipi. Dicoba dulu, baru anda bisa menilai rasanya. Nah. Supaya anda tahu bagaimana kenikmatan yang dirasakan ketika rutin melaksanakan sholat malam (tahajjud). Tentunya perlu pembuktian secara ilmiah melalui studi perbadingan. Caranya. Coba anda lakukan sholat malam (tahajjud) selama dua bulan penuh. Kemudian anda rasakan perubahan dan pengaruhnya di hati, badan dan fikiran. Dan bagi yang mempunyai penyakit berat, ringan atau kambuhan. Silahkan periksa kembali ke dokter.

Setelah selama dua bulan anda mengamalkannya, coba anda tinggalkan amalan-amalan tersebut. Kemudian anda rasakan juga pengaruhnya ketika kosong (iman) itu di hati. badan dan fikiran. Silahkan bandingkan.  Ingat. Ketika anda melakukan studi perbandingan, amalannya haruslah continually atau tiap hari. Tidak boleh libur. Kalaupun libur karena ketiduran. Tidak boleh meninggalkannya lebih dari satu kali. Sebab, semakin banyak libur, maka pengaruh getaran imannya semakin lemah. Alias lemah iman.

Khusus bagi wanita jika berhalangan dianjurkan untuk banyak-banyak berdzikir atau mengucapkan kalimat-kalimat Allah berulang-ulang sebanyak mungkin agar tidak kosong iman. Bisa diucapkan sambil berdiri, duduk atau berbaring. Bisa juga diucapkan di dalam angkutan umum atau bis kota. Tidak harus pakai Tasbih.

Mengucapkan kalimat-kalimat Allah berulang-ulang di tempat keramaian bagi yang belum terbiasa memang sangatlah berat. Tapi jika anda memaksakan diri agar lidah anda mengucapkan kalimat-kalimat Allah minimal 100 kali saja, maka niscaya untuk seterusnya anda akan sangat mudah untuk mengucapkannya. Mengapa demikian ?.....Karena syetan yang menahan lidah anda untuk ber-dzikir itu sudah mulai menyingkir dari diri anda. Buktikanlah !.....

Para pembaca yang mulia. Sebenarnya masih banyak lagi yang ingin penulis jelaskan tentang manfaat sholat malam (Tahajjud). Namun jika ditulis dalam satu blog ini, mungkin akan terlalu panjang tulisannya. Maka dari itu. Jika anda masih penasaran ingin mengetahui tema yang berhubungan dengan sholat malam (tahajjud) ini. Silahkan anda buka *Membandingkan Cinta Allah dengan Cinta manusia / harta. *Menggapai cinta Allah.

Saudara-saudari yang dirahmati Allah. Cukup sampai di sini dulu. Sekian. Wassalamualaikum. Wr. Wb.

33 komentar:

Anonim mengatakan...

thanks

Anonim mengatakan...

Mkch ataz tlizannya..
akan sy cba..

reza aconk mengatakan...

blog anda bagus>>>

saya ajungi jempol!!!!



dan saya hanya sekedar mampir ya sekalian blogwalking!!!



jika bernit liat blog saya kunjungin balik jja!!!!

Ferry Mulyadi mengatakan...

Ada begitu banyak teman2 yg mengatakan bahwa sholat malam secara rutin itu sangatlah sulit dilakukan. Jawabnya adalah:

- Biasakanlah banyak2 berdzikir atau baca quran mulai dr sedikit demi sedikit secara rutin. Bila anda amalkan rutin tiap malam sblm tidur (ba'da maghrib) selama 15 menit, maka akan membuat anda mudah bangun malam & mengurangi rasa kantuk pd saat tengah malam, dan membuat anda MEMPUNYAI RASA TAKUT untuk berbuat dosa & terhindar dari sifat2 syetan lainnya.

- Janganlah pernah terniat dalam hati untuk berbuat dosa. Kalaupun berbuat dosa, itu hanya karena khilaf semata, bukan disengaja atau direncanakan dalam hati. (pembunuhan berencana tentu hukuman pidananya lebih berat bukan ?...)

-Membiasakan diri sesegera mungkin bertaubat apabila khilaf. Karena ketaqwaan manusia itu adalah bukan karena tidak pernah berbuat dosa, tetapi ketika ia berbuat dosa ia langsung bertaubat.......... Ketika hati anda berbisik: "Ah, kayaknya belum sanggup aku untuk jd org beriman", biasanya bisikan (syetan) ini terjadi setelah anda khilaf berbuat dosa, saat itu jg segeralah anda bertaubat. Walau berat hati, jika anda paksakan, maka meneteslah air mata seketika itu. Tetesaan air mata itu adalah proses kembalinya iman anda. Langkah ini bertujuan agar anda bisa stabil (rutin) beribadah/ istiqomah. Langkah itu adalah trik untuk melawan syetan. Memang berat...tapi lebih berat jadi kuli panggul bukan?...

-Pelajarlah isi Al Quran & Hadits shohih di waktu senggang. Carilah teman atau org yg mengerti agama utk tempat bertanya & mencegah pergaulan yg tdk baik. Kalau perlu banyak bergaul dgn banyak ustadz yg berbeda pandangan.Jgnlah terlalu mempermasalahkan perbedaan pandapat ulama. Krn dpt memancing emosi (tindakan syetan).

-Bacalah seluruh isi/ link blog (tautan sholat malam) di atas......

-Selanjutnya anda harus mencari cara sendiri. Krn hidayah itu sama dgn rejeki. Kita tdk akan mendapatkannya kalau tdk berusaha.

Unknown mengatakan...

ilmu yg sangat sangat bermaanfaat ,ijin copy

Nona LuwLuQ mengatakan...

Syukron...
Tulisannya dapat menyejukkan jiwa.Saya jadi termotivasi

Anonim mengatakan...

makasih telah membuka mata hati saya.

Bustomi mengatakan...

Sependapat dgn semua paparan di atas.
akan tetapi bukankah sunnah itu dikerjakan setelahnya muslim tidak berhutang kepada yang diwajibkan.

melaksanakan sholat qodho lebih baik dari pada melaksanakan sunnah lail atau nahar (duha).

Martino Ihsan mengatakan...

insya Allah. tp aku ini orang yg malas berbuat kebajikan. bagaimana caranya meningkatkan iman?

Ferry Mulyadi mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Ferry Mulyadi mengatakan...

Martino Ihsan. Untuk tahap awal coba baca dan diamalkan panduannya di
Mecegah & mengobati stress. Bersabar, ikhlas & tawakkal ( tegar) ketika mendapat ujian.

Anonim mengatakan...

syukron...insha Alloh akan aq lakukan..

Mazz Hadi mengatakan...

HtiQ tersentuh oleh tulisan/kta"nya........????

tri yudha mengatakan...

syukron atas artikel yg menarik ini...
ijin untk copy artikelnya...

tri yudha mengatakan...

syukron atas artikelnya....
sangat bagus skl,ijin untuk copy artikelnya...

tri yudha mengatakan...

syukron...

Hamka mengatakan...

Alhamdulillah, tulisan dia atas telah membuka hati saya, Insya Allah saya akan melakukannya...

farhan (owner produk unik pilihan) mengatakan...

wah subhanallah sekali, tulisannya bagus, mudah dipahami dan menyentuh jiwa.

ini ilmu dasar TAUHID yaitu intinya dengan mengenal Allah maka solatnya akan khusyu sehingga jiwa pun akan tenang. ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati akan tenang.

di blog ini dijelaskan bagaimana cara mengingat Allah salah satunya dengan membiasakan solat sunnah, tentu saja setelah menjaga solat wajib yg 5 waktu.

smoga penulisnya mendapat kebaikan karena telah berbagi kebaikan.. amiin.

salam persaudaraan.

anisa cahya mengatakan...

makasih, saya akan mencoba, ijin copy paste ya

anisa cahya mengatakan...

makasih, saya akan mencoba, ijin copy paste ya

Zis Calm mengatakan...

trimaksh ustadz..

Vicky Fendy mengatakan...

Apakah dgn sholat tahajjud bisa mudah melupakan org yg sangatlah sulit untuk di lupakan terutama org yg pernah kita. Sayang / cintai (Pacar). Trmksh.

Fery Mulyadi mengatakan...

Bustomi... Akan lebih baik lagi khasiatnya niat Sholat qodo pun dilakukan pada tengah malam selain di siang hari sbg pengganti sholat tahajjud agar kesehatan fisik dan rohani bertambah baik.

Vicky. Benar. Bisa melupakan segala masalah itu, bahkan yg lebih rumit dari masalah itu

husni mony mengatakan...

trimakasih ya akhi...

Fery Mulyadi mengatakan...

yg mau coppas silahkan

Ukis Zulai mengatakan...

pengobatan alternatif ini didaerah mana??

Ryan yuli mengatakan...

Alhamdulillah allah tunjukan aku jlnya lg dg diantarkannya aku dg blog ini....mksh gus fery moga jd ladang Amal untuk anda dr setiap ayat yg gus sampaikan...aamiin

Ryan yuli mengatakan...

Mks gus ,,blognya bagus bngt aku suka.....moga,jadi pahala untukkmu ya gus

Yudi Purnomo mengatakan...

alhamdulillah, syukron katsir ustd atas ilmunya

Yunaldi Sikumbang mengatakan...

Saya telah membaca dan mengetahuinya,, dan ingin sekali menerapkannya dirumah.. Tapi rasanya sangat sulit untuk memulainya

marni mengatakan...

Akan saya coba

Toko herbal online mengatakan...

terimakasih gan atas siraman rohani nya ,, salam hangat

Toko herbal online mengatakan...

memang sihh shalat tagajud itu membuat pikiran kita menjadi peka dan cerahh
terimakasih ya gan atas informasi nya
asalamualaikum